Kerendahan Hati Maria yang Mendatangkan Mahkota Surgawi

Oleh Arnoldus Nggorong, Alumnus STFK Ledalero, Tinggal di Labuan Bajo



St. Louis-Marie Grignion de Montfort dalam bukunya, Bakti yang Sejati Kepada Maria,  menulis: “Maria sangat tersembunyi dalam hidupnya. Kerendahan hatinya begitu mendalam sehingga di bumi ini dia tidak memiliki daya tarik yang lebih kuat dan bersifat terus-menerus selain menyembunyikan diri dari dirinya sendiri dan dari segala makhluk, untuk dikenal oleh Allah saja.” (BS No. 2).

Demikian Montfort mendeskripsikan kerendahan hati Maria, Bunda Allah, yang menjadi salah satu keutamaannya yang paling unggul. Dengan kata lain, Montfort menekankan kerendahan hati Maria yang memilih untuk menyembunyikan diri dan hanya dikenal oleh Allah. Ungkapan pujian dan pengakuan ini lahir dari kedalaman refleksinya yang mengagumkan tentang Maria. Pelukisan yang begitu indah dan mendalam ini mengungkapkan ketakjuban dan penghormatan yang amat tinggi terhadap tokoh yang sangat menentukan dalam sejarah keselamatan umat manusia ini.

Kerendahan hati Maria, Bunda Sang Penebus, yang tiada bandingannya ini membuat tatapan mata Allah hanya tertuju kepadanya, hati Allah hanya terpikat kepadanya, dan pikiran Allah hanya terarah kepadanya. Dengan perkataan lain, tidak ada wanita lain yang lebih berkenan di hadapan Allah selain Maria, lantaran kerendahan hatinya yang sangat mendalam. Hal ini terungkap dalam kata-kata Montfort berikut: “Allah – untuk mengabulkan permohonan-permohonan yang ia tujukan kepada-Nya untuk membuatnya tersembunyi, miskin dan rendah – telah berkenan menyembunyikannya dari hampir semua manusia pada saat ia dikandung, pada saat ia lahir, selama hidupnya, dalam semua misterinya, pada saat ia dibangkitkan dan diangkat ke Surga.” (BS No. 3)



Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *