Konoha lahir dari fiksi, lalu tumbuh menjadi cermin bangsa. Di satu sisi, kata ini diubah menjadi akronim tajam: Kerajaan Nepotisme, Oligarki, dan Ambisi Tersembunyi. Di sini Konoha berarti sistem yang tertutup, kekuasaan berpindah dalam lingkaran sendiri, kesempatan bukan untuk yang layak melainkan yang dekat. Warga biasa merasa tersisih; janji berubah menjadi kepentingan segelintir orang. Inilah […]
The post Hitam-Putih Konoha; Catatan Kecil buat Jurnalis Senior Walburgus Abulat appeared first on Pojok Bebas.
