Kesemuan Kemenangan; Berkaca pada Pemikiran Søren Kierkegaard

Penulis: Fardinandus Erikson (Peminat Karya Pendidikan di Kutai Barat)



Kemenangan semu pada hakikatnya merupakan kekalahan yang sudah terantisipasi sejak awal. Seseorang menyadari kenyataan ini sebelum pertarungan sungguh-sungguh dimulai. Ilusi keliru melahirkan keyakinan bahwa diri telah menang padahal belum bertanding. Seseorang belum pernah menguji keteguhan diri di hadapan keraguan. Ia belum pernah mempertaruhkan kepastian di tengah perdebatan. Orang tersebut belum pernah membuktikan kebenaran yang dipegang dalam perjumpaan nyata dengan kenyataan kehidupan. Kemenangan semacam itu tidak menumbuhkan perjuangan batin maupun keberanian untuk mempertanggungjawabkan pilihan. Kepalsuan semata membangun kemenangan di atas prasangka diri sendiri. Pikiran keliru menganggap ketinggian pandangan yang semu sebagai kemenangan yang nyata. Ia belum pernah menjajaki arena di mana kebenaran diuji dan dipertanyakan.

Sikap tertentu menyembunyikan kekalahan mendasar di balik kemenangan yang diharapkan. Harapan yang tidak sesuai dengan kenyataan justru menutup mata. Perilaku itu mematikan kebebasan sekaligus kebenaran. Memaksakan kehendak menjadi satu-satunya ukuran kebenaran membawa kegagalan sejati. Pemikiran sempit mengukur segala sesuatu semata-mata dari keinginan pribadi. Ia menundukkan kenyataan agar sesuai gambaran yang telah dibentuk sebelumnya. Ketidakterbukaan mengubah keadaan menjadi kekalahan yang lebih dalam. Menolak mengakui pemikiran orang lain menutup akses pada kebenaran yang utuh. Pandangan lain memiliki hak berdiri sendiri sebagai wujud kebenaran yang sah. Pikiran sempit tidak memandang suara berbeda sebagai pelengkap maupun koreksi. Ia menganggapnya sebagai ancaman yang harus dibungkam atau diabaikan. Ketidaksukaan ini mencapai tahap yang paling merusak. Seseorang menganggap orang lain tidak waras semata-mata karena pandangan mereka tidak sejalan dengan kehendak pribadi.



Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *