Penulis: Walburgus Abulat (Wartawan AktualNews.Org, Mitra Kerja Panti Santa Dymphna, dan Penulis Buku Karya Kemanusiaan Tidak Boleh Mati)
Sosok biarawati Kongregasi Hati Kudus Yesus (CIJ) Suster Lucia, CIJ selalu ada di hati elemen warga bangsa ini selain karena multitalen, Suster Lucia juga dikenal kalangan luas sebagai biarawati yang memperkokoh toleransi beragama di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Betapa tidak. Suster Lucia, CIJ pendiri dan Ketua Panti Santa Dymphna Wairklau Maumere selama puluhan tahun telah menjadi ibu bagi ratusan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang beragama Katolik, 7 ODGJ yang beragama Islam, dan 5 ODGJ yang beragama Protestan. Uniknya, Suster Lucia memperlakukan semua ODGJ yang diasuhnya dengan cinta yang tulus tanpa memandang agama,suku,ras dan golongannya.
Terbaru Suster Lucia, CIJ menerima salah seorang ODGJ yang beragama Islam bernama Eka Yuni Sari warga Jalan Mahoni, Dusun Embu Nday, RT/RW 001/003 Kelurahan Kota Ratu, Kecamata Ende Utara. Eka Yuni Sari diterima Suster Lucia, CIJ pada Selasa 7 April 2026. Eka Yuni Sari kelahiran 29 Juni 2001 mengalami gangguan jiwa sejak tahun 2014.
