Menjadi Saksi Kebangkitan Kristus dengan Takwa dan MengenalNya

Oleh Romo Inosensius Sutam



        Kristus mengalahkan kekuatan alam yang membinasakan kita seperti ditunjukkan oleh kubur, dan mengubahnya menjadi rahim yang melahirkan hidup yang baru. Metafor (anak domba) dan tanda kehadiran Kristus (roti dan anggur) bersifat ekologis. Mari merawat alam denganNya kita dapat mengenal Kristus.

                      (Minggu Paskah III Tahun A; 19 April  2026;  Kis 2:14,22-33; Mzm 6:1-2a.5.7-8.9-10.11. R:11a; 1 Petr 1:17-21;  Luk 24:13-35

 

                (Nb. Bahasa Manggarai di bawahnya….)

 

Dua kualitas supaya kita menjadi saksi seseorang adalah mengetahui dan mengenalnya serta berkomitmen untuk taat pada  pengetahuan dan pengenalan itu. Sabda Tuhan pada hari ini menekankan tentang saksi yang mengenal Yesus Kristus, mewartakanNya, dan melanjutkan apa yang menjadi tanda kehadiranNya. Ada empat kata kunci dari tiga bacaan hari ini: saksi, bangkit,  takwa, dan mengenal.

Dalam bacaan pertama (Kis 2:14,22-33), Petrus dan para murid yang lain adalah saksi dari Yesus Kristus.Kesaksian mereka adalah (1) Yesus dinyatakan oleh Allah dengan kekuatan, mukjizat, dan tanda-tanda. Artinya Ia telah melakukan kebaikan untuk orang banyak.  (2) Namun Dia disalibkan dan dibunuh. (3). Tetapi Daud telah menyatakan ramalannya tentang kebangkitan Mesias. Allah memang membangkitkan Yesus Kristus dari maut. (4)  Kemudian Dia ditinggikan oleh tangan kanan Allah. (5) Dari tempat tinggi Ia mencurahkan Roh Kudus.



Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *