LABUAN BAJO, AktualNews.Org – Sekolah Menengah Pertama (SMP) Kemasyarakatan Ndoso diajak untuk terus menjadi jangkar harapan bagi masyarakat Ndoso, Manggarai Barat. Ajakan ini disampaikan oleh Rm. Benny Denar, dosen pada Sekolah Tinggi Pastoral St. Sirilus Ruteng, dalam rekoleksi bersama pengurus yayasan, kepala sekolah dan para Guru SMP Kemasyarakatan Ndoso, Selasa 15 April 2025, di Aula Paroki St. Fransiskus Asisi Tentang, Keuskupan Labuan Bajo.
Dengan mengutip pesan Prapaskah Paus Fransiskus, Rm. Benny yang juga merupakan alumni SMP Kemasyarakatan Ndoso, mengatakan bahwa pengharapan Kristiani berakar pada keyakinan bahwa Allah terus bekerja dalam hidup manusia dan mentransformasi hidup manusia dan ciptaan. Kekuatan transformasi Allah itu tampak dalam peristiwa Paskah, di mana Allah dalam diri Yesus Kristus, secara radikal mengubah nasib hidup manusia dan ciptaan.
Menurut Rm. Benny, iman akan Allah yang transformatif tersebut semestinya membuat orang beriman untuk terus berjalan menggapai harapan. Dengan mengutip pesan prapaskah Paus Fransiskus, Rm. Benny mengatakan bahwa salah satu panggilan utama umat Kristiani dalam masa Prapaskah ini adalah “panggilan untuk berjalan”. Panggilan untuk berjalan berarti panggilan untuk terus berubah, mentransformasi diri, dan senantiasa menghidangkan kesegaran serta kebaruan. Panggilan menuju kebaruan ini didasarkan pada keyakinan yang diutarakan oleh Paus Fransiskus dalam Tahun Yubileum (2025) bahwa kita adalah “peziarah harapan”.
Menurut Romo Benny, lembaga pendidikan di mana guru menjadi salah satu kekuatan utamanya, menjadi kekuatan utama bagi harapan generasi muda. Lebih-lebih di tengah berbagai tantangan dan keterlukaan dunia saat ini, lembaga pendidikan harus menjadi kekuatan utama yang menghadirkan transformasi. “Pendidikan adalah ruang transformasi, institusi yang paling diharapkan memberi energi perubahan,” ujar Rm. Benny. Namun transformasi itu harus dimulai dari diri guru. Guru adalah penabur harapan di tengah kerapuhan, tantangan, dan keterlukaan dunia. Guru harus terus berjalan, terbuka pada transformasi, dan kebaruan. Kebaruan bukan sekadar metode atau teknologi, tetapi semangat baru untuk tetap hadir secara otentik”.
Jangkar Harapan
Dalam bagian lain materinya, Rm. Benny mengingatkanbahwaSMP Kemasyarakatansejakdidirikan pada 25 Januari 1974 telahmemilikireputasisebagaisimbol harapan serta masa depan bagi orang Ndoso. SMP ini menjadi bagian dari model pengembangan misi (sekarang: karya pastoral) integral Gereja yg melihat pendidikan bukan hanya soal pengetahuan akademik, tetapi pembentukan manusia seutuhnya—spiritual, moral, dan sosial, ekologis—sejalan dengan pesan utama yang termuat dokumen Gereja Gravissimum Educationis.
Untuk dapat terus menjadi jangkar harapan, Rm. Benny mengingatkan agar para guru tetap menjadi insan yang terus belajar, tekun mengembangkan talenta atau rahmat, berani mengembangkan personal branding. Dalam bagian akhir refleksinya, Rm. Benny mengajak para guru untuk membangun semangat sinodalitas dalam karya pendidikan. Sinodalitas berarti berjalan bersama, saling mendukung, dan membangun kolaborasi yang erat demi tujuan bersama.“Gereja dipanggil untuk menjadi sinodal, berjalan bersama, tidak sendiri-sendiri,” ujar Rm. Benny sambil mengutip Paus Fransiskus yang mengatakan bahwa umat Kristiani dipanggil untuk berjalan di sisi orang lain, bukan sebagai pengembara yang sendirian. “Roh Kudus mendorong kita untuk keluar dari diri sendiri, meninggalkan egoisme, dan terus berjalan menuju Tuhan serta saudara-saudari kita,” tegasnya.
Semangat ini, menurut Rm. Benny, sangat relevan dalam dunia pendidikan. Ketika dunia cenderung menawarkan kompetisi, para pendidik diundang untuk menghadirkan kolaborasi. Para guru SMP Kemasyarakatan Ndoso dipanggil untuk berjalan bersama demi satu tujuan: mewujudkan visi sekolah ini sebagai jangkar harapan masyarakat Ndoso.“Kita dipanggil untuk bergerak ke arah yang sama, menuju tujuan yang sama,” ungkap Rm. Benny. Tujuan itu, lanjutnya, adalah memastikan agar melalui sekolah ini, anak-anak Ndoso dapat meraih masa depan yang gemilang, penuh harapan, dan bermartabat.***
The post SMP Kemasyarakatan Ndoso Dipanggil Menjadi Jangkar Harapan appeared first on Pojok Bebas.
