Penulis: Wall Abulat (Jurnalis Senior & Penulis Buku Karya Kemanusiaan Tidak Boleh Mati)
BORONG, Pojokbebas.com__ Ratusan warga di Manggarai Timur terdampak gempa tektonik magnitudo 7,7 skala richter yang mengguncang Flores 15 Agustus 2026 lalu mendapat kunjungan dan pelayanan total dari puluhan tenaga kesehatan (Nakes) yang bertugas di Puskesmas Weleng, Kecamatan Lambaleda Utara, Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Medan yang sangat esktrem di wilayah puskesmas ini yang susah dilalui kendaraan, membuat para Nakes terkadang berjalan kaki naik turun gunung untuk menjangkau para pasien yang susah diakses dengan kendaraan roda dua dan roda empat.
Tim nakes Puskesmas Weleng yang diback up tim nakes Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Kupang mengunjungi pasien terdampak gempa tektonik pada tiga desa terpencil di pedalaman Kecamatan Lembaleda Utara (Laut) Kabupaten Manggarai Timur dalam beberapa hari terakhir.
Tim yang bertugas tetap bersemangat melayani meski kondisi medan sulit dijangkau kendaraan roda dua/roda empat, dan wilayah itu terus diguncang gempa susulan berkekuatan antara 2 hingga 5 skala richter.
