Laporan: Wall Abulat (Wartawan AktualNews.Org, Jakarta.Indonesiaraya.co.id., dan Florespos.net)
REO, AktualNews.Org — Kompleks SDK Kedindi, Reo, tidak hanya menjadi tempat berlangsungnya kegiatan pendidikan, tetapi kini juga menjadi salah satu pusat pelayanan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak gempa tektonik 7,7 magnitudo sejak Sabtu (22/8/2026).
Lahan sekolah tersebut dimanfaatkan oleh TNI Angkatan Laut (TNI AL) sebagai posko utama penanganan bencana, termasuk lokasi rumah sakit darurat.
Hal tersebut disampaikan Dan Satgas Marinir, Letkol Mar A. Muthohar, AAL 2005, saat menjumpai Ketua Yayasan Persekolahan Sukma Pusat (Yapersukma Pusat), Romo Patrick Dharsam Guru, dalam kunjungan resmi ke SDK Kedindi, Sabtu, 22 Agustus 2026.
Dalam pertemuan tersebut, Dan Satgas Marinir melaporkan sekaligus menyampaikan permohonan izin pemanfaatan lahan milik Yayasan untuk mendukung kegiatan kemanusiaan dan pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak gempa.
“Izin melaporkan, kami memanfaatkan tanah Yayasan untuk kegiatan bantuan kemanusiaan dan rumah sakit darurat,” ujar Letkol Mar A. Muthohar.
Di kompleks SDK Kedindi tampak berdiri rumah sakit darurat TNI AL yang dilengkapi berbagai fasilitas pelayanan kesehatan. Sejumlah kendaraan operasional serta peralatan berat juga ditempatkan di lokasi untuk mendukung penanganan bencana, evakuasi, dan pelayanan kepada masyarakat.
